Wednesday, October 6, 2010

Because we love you - Timothy 1st Bday


You are funny, you are cute
You are lovely, you are kind
You make my life more colorful
You make my love more wonderful
You keep me strong when I see you are smiling
You keep me patient when I see you are crying

Millions loves for you, son
And I will never be ended, trust me
We will always taking care of you with loves
We will always teaching you with hopes

Because you are so special
Because you are so precious
Because we love you so much
Happy First Birthday Timothy
With all our loves.....

From Pi, Mi & Koko

Since you were precious in My sight,
You have been honored
And I have loved you (Isaiah 43:4a)

Thursday, July 8, 2010

Harapan



Tataplah dunia ini dengan penuh keberanian, nak

Jangan pernah mundur walau masalah ada di depan

Jangan pernah gentar meski banyak tantangan
Karena hari esokmu adalah penuh harapan
Karena masa depanmu adalah gilang gemilang


Yeremia 29:11

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Tuesday, June 22, 2010

Mau Maju...? Buang rasa takut!

I learned that courage was not the absence of fear, but the triumph over it. The brave man is not he who does not feel afraid, but he who conquers that fear.
Nelson Mandela

Rasa takut adalah suatu bentuk emosional yang ada dalam diri setiap manusia. Adalah suatu perasaan negatif yang timbul akibat teridentifikasinya sebuah stimulus (misalnya bahaya/ hal yang tidak diinginkan)
Siapapun dia, apapun pangkatnya, setiap orang memiliki rasa takutnya masing-masing. Rasa takut punya dimensi yang berbeda-beda dari mulai cemas, kuatir, takut, ketakutan. Masalahnya, perasaan yang paling wajar ini memiliki kemampuan merusak potensi alami yang dimiliki bagi semua orang. Pada dasarnya setiap dari kita memiliki kemampuan untuk mewujudkan hal-hal yang luar biasa.

Tuhan Yesus mengerti benar bahwa manusia cenderung diliputi rasa takut. Alkitab mencatat ada 365 kali kata “Jangan Takut”. Artinya setiap hari Tuhan ingin kita tidak takut. Yesus sendiri selalu menguatkan kita dengan mengawali perkataanNya dengan “Jangan Takut”

Matius 6:27
Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?


Kata “takut” dalam alkitab pertama kali muncul di Kejadian 3:10, setelah Adam berbuat dosa.
Kej 3:10 Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.



Tokoh-tokoh iman dalam Alkitab pun tidak luput dari rasa takut:
Misalnya : Adam, Yakub, Daud, Petrus bahkan Tuhan Yesus sebagai sosok manusia pun mengalami ketakutan.
Luk 22:44 Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

Jadi memiliki rasa takut bukan merupakan dosa. Semua mengalaminya. Tetapi jangan sampai rasa takut itu lalu menguasai kita. Karena Alkitab mengatakan di
II Timotius 1:7 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Apa yang menjadi ketakutan saudara saat-saat ini?
Masa depan, karir, jodoh, pelayanan?
Kondisi ekonomi dunia yang semakin memburuk?
Kondisi politik Indonesia?

Ingatlah bahwa orang paling mapan dan berani sekalipun tidak akan luput dari rasa takut, karena bukan kondisi dan situasi yang membuat kita menjadi berani, tetapi keputusan kita.

Mengapa timbul rasa takut?
Rasa takut bisa timbul dari faktor internal dan external:
Internal:
- Trauma masa lalu
- Tidak percaya diri
- Keamanan dan kenyamanan yang terancam
- Kurangnya kemampuan dan pengetahuan

External:
- Standar yang membelenggu kita untuk memenuhinya
- Kondisi, situasi dan pandangan yang negatif
- Mengalami masalah/ tekanan/ tantangan

Yang perlu kita mengerti:

- Takut itu sifatnya tidak nyata/ tidak real, masih merupakan bayang-bayang atau imajinatif. Rasa takut yang kita alami BELUM TENTU menjadi kenyataan. PIKIRAN kitalah yang terus menerus meyakinkan kita bahwa ketakutan tersebut itu adalah benar.

- Rasa takut ibarat bola salju, yang ketika berukuran kecil menjadi mainan, tetapi jika dibiarkan akan terus bergulung menjadi bola salju yang lebih besar lagi sehingga bisa menghancurkan apapun. Rasa takut ada di pikiran kita sehingga kita bisa dan harus mengalahkannya.

- Rasa takut bisa menghasilkan hal yang positif. Contohnya seorang karyawan yang takut dimarahi bossnya akan melakukan tugas sebaik mungkin. Karena takut dihukum oleh guru, murid-murid belajar dengan tertib. Tapi jangan terkecoh dengan hal tersebut. Orientasi pada proses bukan pada hasil.

Ada sebuah cerita seperti berikut. Seorang yang sangat kaya mengadakan pesta di rumahnya. Di kolam renangnya ada beberapa ekor buaya yang buas. Orang kaya itupun mengadakan sayembara, siapa yang berani berenang di kolam itu akan mendapat hadiah yang sangat besar. Tidak ada seorangpun yang berani, siapa yang mau menjadi santapan buaya buas yang lapar. Di tengah keheningan tiba-tiba “BYUR” seorang pemuda kurus kecil, masuk ke kolam dan berenang secepat-cepatnya. Semua orang bersorak-sorai, bertepuk tangan untuk pemuda itu. Setelah tiba diujung kolam dengan selamat, orang kaya ini memberikan selamat dan bertanya kepada pemuda itu.
“Anda hebat sekali. Bagaimana anda bisa seberani ini?”
Pemuda itu menjawab: “Saya tidak tahu Pak, tiba-tiba saja ada yang mendorong dari belakang” kata pemuda itu ketakutan.
Jadi bukan karena dia berani, tapi karena ada yang mendorong dia dari belakang sehingga mau tidak mau dia harus berenang secepatnya agar tidak dimakan buaya.


Bagaimana mengatasi rasa takut?

1. ACTION
Kita tidak akan mencapai sesuatu jika kita tidak mulai bertindak.
BERANI ADALAH TERUS MAJU MESKIPUN DI DALAM KETAKUTAN
Mazmur 23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku. Even if I go through the deepest darkness, I will not be afraid, LORD, for You are with me.

2. BELIEVE
Percayakan hidup kita, karir, masa depan apapun ke dalam pimpinan Tuhan. merancangkan perkara-perkara yang besar dalam hidup kita. Jangan dikelabui oleh perkataan-perkataan yang melemahkan. Fear Not, Just Believe.
Mark 5:36 Jesus paid no attention to what they said, but told him, "Don't be afraid, only believe. (Today’s English Version)

3. CONFIDENT
Percaya diri, karena Allah menyertai kita dan memberikan kemampuan buat setiap kita.
Yesaya 41:10 Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

4. DO THE BEST

Ketika kita belum memberikan/ melakukan yang terbaik masih ada perasaan takut yang akan menghinggapi kita. Tetapi ketika kita sudah melakukan yang terbaik yang kita bisa, tinggal tunggu hasilnya.
Kolose 3:23 Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia

Sunday, May 2, 2010

Maksimalkan Potensimu

MAKSIMALKAN POTENSIMU!!
Ibadah Pro M, 01 Mei 2010
Hotel Grande

Tragedi terbesar dalam kehidupan bukanlah kematian, melainkan kehidupan yang tidak pernah bisa mencapai potensi yang maksimum.

Statement yang luar biasa bukan? Apakah kita sudah memaksimalkan potensi yang Tuhan sudah berikan buat setiap kita? Apa malah kita tidak tahu potensi apa yang ada dalam diri kita?

Apakah potensi:

- Kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan; kekuatan; kesanggupan; daya

- Kemampuan yang belum di expose, merupakan kekuatan tersembunyi, segala sesuatu yang seharusnya bisa kita kerjakan, tapi belum dikerjakan.

Ada sebuah ilustri menarik tentang potensi yang tidak pernah dimaksimalkan; bahkan tidak pernah diketahui. Kisah seekor burung rajawali yang hidup sebagai seekor ayam:
Suatu ketika seseorang menemukan telur burung rajawali dan ditaruh di kandang ayam. Bersama dengan telur-telur ayanm yang lain, telur rajawali inipun menetas dan tumbuh bersama diasuh si induk ayam. Selama hidupnya burung rajawali itu bertingkah laku seperti ayam, dan menganggap dirinya ayam peliharaan. Dia mengais tanah untuk mencari cacing dan serangga. Dia berkotek dan berkokok. Dia akan mengepak-ngepakkan sayapnya dan terbang beberapa meter di udara.
Tahun berlalu dan burung rajawali itu menjadi tua. Suatu hari dia melihat seekor burung yang sangat gagah terbang di angkasa yang tak berawan. Burung itu melayang dengan anggun dan berwibawa dalam hembusan angin yang kuat, dia hanya membentangkan sayapnya dan jarang sekali menggerakkan sayapnya itu.
Rajawali tua itu terpesona memandang ke atas. ” Siapakah itu?”, tanyanya.
”Itu adalah burung rajawali, raja dari segala burung,” kata ayam yang ada didekatnya. ” Dia penghuni langit dan kita penghuni bumi, kita adalah ayam.” Demikianlah rajawali itu hidup terus dan mati sebagai seekor ayam, karena begitulah anggapan tentang dirinya.


ALLAH SUDAH MEMBERIKAN (MENGARUNIAKAN) POTENSI KEPADA SETIAP KITA

Sesungguhnya setiap kita memiliki potensi yang luar biasa. Di dalam diri setiap orang percaya, Allah menanamkan benih ilahi. Tetapi sering kali potensi kita tidak maksimal karena intimidasi/ tipu daya iblis lewat gambar diri yang rusak, tidak percaya diri, fokus pada kegagalan, trauma masa lalu, dan lain lain yang mengaburkan bahkan "menyembunyikan" potensi kita, seperti tragedi burung rajawali tadi.


Yang perlu kita ketahui :

1. Kita dijadikan menurut gambar dan rupa Allah untuk berkuasa/ memerintah
Kej 1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.“

2. Kita berharga di mata Allah dan Dia mengasihi kita
Yes 43: 4a Karena engkau berharga dimataKu dan mulia; dan Aku ini mengasihi engkau
Seberharga apakah kita di mata Allah? Harga kita di mata Allah adalah seharga pengorbanan yang Yesus lakukan, Jika di dunia ini hanya ada satu orang berdosa, percayalah Tuhan Yesus tetap akan datang dan menebus dengan darahnya. Itulah harga kita di hadapan Allah.

3. Kita adalah ahli waris
Galatia 4:7 Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.

4. Kita akan diangkat jadi kepala
Ulangan 28:13 TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,

ALLAH MEMBERIKAN POTENSI BERBEDA-BEDA KEPADA SETIAP ORANG

Perumpamaan talenta (Matius 25:14-30)
Kita pasti sudah sering mendengar perumpamaan yang terkenal ini. Seorang yang hendak pergi ke suatu tempat memberikan kepada hamba-hambanya 5, 2 dan 1 talenta. Yang mendapat 5 talenta menghasilkan 5, yang mendapat 2 talenta menghasilkan 2 tetapi yang 1 talenta tidak menghasilkan apa-apa karena hanya dipendam.

Yang menarik pada ayat 15:
15 Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.

Artinya setiap orang diberikan talenta/ potensi yang berbeda-beda menurut kesanggupan orang tersebut. Allah tahu benar seberapa kemampuan kita, jadi tidak perlu iri karena seorang punya talenta lebih dari pada yang lain.

Apa yang dilakukan oleh si hamba yang jahat dan malas ini adalah menyembunyikannya di dalam tanah dan tidak menghasilkan apa-apa. Hamba ini tidak mau memaksimal potensi yang sudah diberikan kepadanya. Alasannya pada ayat 25:
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan. TAKUT GAGAL. Ketakutan, kekhawatiran, fokus pada kegagalan akhirnya mematikan potensi kita.

Yang sangat penting pada perumpamaan ini ialah ayat 29:
29 Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.

Dalam ayat 28 dikatakan talenta dari hamba yang malas ini diberikan kepada hamba yang menghasilkan 5 talenta. Ini artinya adalah bahwa ketika kia memaksimal kan talenta/ potensi maka Allah akan menambahkan lagi potensi untuk kita. Artinya ada MULTIPLIKASI. Ketika kita memaksimalkannya; percayalah ada penambahan, pelipatgandaan sampai berkelimpahan, tetapi ketika kita tidak memaksimalkannya, potensi itu akan diambil dari kita.


Jadi bagaimana memaksimalkan potensi kita?

TEMUKAN POTENSIMU

Alkitab mencatat tokoh-tokoh di dalamnya yang memiliki potensi luar biasa; menjadi pahlawan-pahlawan Iman setelah menemukan potensi mereka. Mereka menjadi orang-orang luar biasa dan di atas rata-rata ketika potensinya dimaksimalkan.

Musa
Pemimpin & nabi terbesar besar bangsa Israel. Dididik di lingkungan istana, tapi kemudian menjadi buron setelah membunuh orang Mesir untuk membela orang Israel. Dalam pelariannya, Musa menjadi gembala sampai dia mengalami perjumpaan (encounter) dengan Allah di gunung Horeb. Disitulah Allah mengutus Musa; menyadarkan Musa bahwa dia punya potensi yang luar bisa: Memimpin bangsa pilihan Tuhan: ISRAEL. Musa masih menyangsikan potensinya sampai harus diyakinkan berulang-ulang oleh Tuhan bahwa ia punya kecerdasan interpersonal (kecerdasan memimpin banyak orang) sekalipun agak gagap dan berat lidah. Tetapi ketika Musa menemukan potensinya dan memaksimalkannya; dia menjadi Nabi terbesar bangsa Israel. Musa membawa bangsa Israel keluar dari Tanah Mesir. Bayangkan jika Musa tidak menemukan dan memaksimalkan potensinya; seumur hidup dia hanya jadi seorang gembala domba.

Petrus
Seorang nelayan yang ternyata punya kecerdasan interpersonal dan linguistik-verbal (kecerdasan bahasa). Sekali Petrus berkhotbah ada 3,000 orang bertobat dan memberi diri dibaptis (Kisah 2:41). Seandainya Petrus tidak menemukman potensi, tidak menemukan panggilannya; ia selamanya akan hanya menjadi nelayan.

Gideon
Merasa gak PeDe karena dia merasa dari suku yang terkecil, dan yang termuda dari keluarganya tapi ketika dia menyadari potensi yang Allah berikan; dia menjadi orang yang luar biasa. Alkitab mencatat, dengan hanya 300 orang; Gideon menghancurkan tentara Midian.


FOKUS

* Fokus pada Kekuatan bukan Kelemahan
Build your future on your strengths, not your weaknesses
Budaya kita lebih fokus pada kelemahan bukan kekuatan. Ketika seorang anak punya talenta menggambar tapi nilai matematikanya 5, maka orangtuanya akan me-leskan dia matematika, bukan memaksimalkan potensi seni rupa si anak. Banyak pendidikan dan pelatihan lebih diarahkan kepada upaya untuk mengatasi atau mengurangi kelemahan seseorang.
Hal ini bukannya salah, melainkan kurang dapat mengeluarkan potensi atau kekuatan terbaik yang dimiliki seseorang. Jika kita lebih banyak berupaya untuk mengatasi kelemahan kita, akhirnya kita akan memiliki banyak kelemahan yang semakin menonjol. Seseorang dengan perspektif “melihat kelemahan” akan berbeda dengan perspektif “melihat kekuatan”.Dengan mengenali kekuatan, kita dapat memaksimalkan untuk mencapai sasaran dan cita-cita kita. Jangan fokus pada kelemahan-kelemahan kita, namun sebaliknya kita harus fokus pada kekuatan, yang harus kita kembangkan


* Fokus pada Tujuan, bukan rintangan/ halangan/ masalah


Simulasi papan
Berjalan di tengah papan selebar 30 cm tidak begitu menyulitkan kita. Kalau tidak percaya, cobalah letakkan papan tersebut di lantai lalu mulai berjalanlah. Sangat mudah bagi kita, bukan? Tapi coba taruhlah papan yang sama tersebut ke sebuah gedung pencakar langit di lantai 16, dan jadikan papan tersebut jembatan yang menghubungkan ke gedung lain. Ajaib! Papan yang sebelumnya terlihat mudah untuk dilewati sekarang jadi sangat sulit. Bahkan kita akan berpikir ribuan kali untuk berjalan di atas papan tersebut. Masalahnya, saat berada di atas, kita akan tergoda untuk melihat ke bawah dan itu hal yang sangat mengerikan. Bayangkan jika kita perpeleset dan jatuh dari lantai 16. Kita membayangkan, memikirkan, memfokuskan pandangan pada masalah, bukan tujuan.

Tetapi apa yang dikatakan oleh Paulus:

Fil 3:13b aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, 14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

3:13b the one thing I do, however, is to forget what is behind me and do my best to reach what is ahead. I run straight toward the goal in order to win the prize, which is God's call through Christ Jesus to the life above

* Fokus pada Tuhan



KONSISTEN DALAM PROSES

Tidak ada jalan pintas untuk menjadi sukses
Yusuf butuh 13 tahun penderitaan sebelum diangkat menjadi orang ke-2 di Mesir
Daniel dimasukkan ke lubang singa
Thomas Alva Edison melakukan 700 experimen yang gagal sebelum berhasil menemukan bola lampu pijaR.
Resep Col Sanders ditolak 1008 kali sebelum kemudian diterima dan kemudian menjadi Raksasa Fast Food: Kentucky Fried Chicken

Setia pada perkara kecil, maka Tuhan akan mempercayakan perkara besar

Saturday, March 20, 2010

Having a breakthrough in your life

ALAMI TEROBOSAN DALAM HIDUP ANDA (PROFESI/ PEKERJAAN/PELAYANAN)

Apakah terobosan:
KBBI: Mendobrak/ menembus/ memintas
- An important discovery or event that helps to improve a situation or provide an answer to a problem
- Langkah maju mendobrak/melewati kesukaran dan pembatasan kemampuan/potensi menuju ke level yang lebih tinggi
Terobosan = mujizat atau tidakan?
Terobosan adalah mujizat yang Allah lakukan dalam hidup kita setelah kita melakukan suatu tindakan.
Breakthrough is a miracle of acceleration done by God in our life after we do ACTION.
Setiap kita pasti merindukan terobosan dalam bidang apapun; karir, usaha, pelayanan, keuangan, dll. Dan setiap kita BERHAK untuk mengalami terobosan.
1. RESPONSE, an ability to survive in sufferings & difficulties
Kemampuan bertahan dalam penderitaan & kesukaran

-Kej 40:23 & 41:1
Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya. Setelah lewat dua tahun lamanya, bermimpilah Firaun, bahwa ia berdiri di tepi sungai Nil.

Setelah mengartikan mimpi juru minuman istana, Yusuf dilupakan. Butuh dua tahun lagi sampai Raja Firaun bermimpi dan butuh seseorang yang mengartikan mimpinya. Bagaimana jika Yusuf tidak bertahan selama 2 tahun dipenjara? Apakah rencana Allah dalam hidup tidak tergenapi? Apakah Yusuf dapat mengalami terobosan?
Yusuf bertahan dalam penderitaan dan kesukaran selama 13 tahun; dan ia mengalami terobosan luar biasa. Lewat seorang Yusuf, banyak bangsa mendapat berkat.

- Matius 7:27-28 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.

Jika perempuan Siro Fenisia ini merespon salah akan perkataan Yesus; apakah dia dapat mengalami mujizat? Respon hati menentukan hasil akhir!

Thomas Alva Edison melakukan 700 experiment yang gagal sebelum berhasil menemukan bola lampu. Salah satu anak buahnya menyarankan untuk menyerah saja, tapi Thomas berkata: “Kita bukan gagal 700 kali, tetapi kita berhasil mengetahui ada 700 cara yang tidak menghasilkan bola lampu pijar”
Dalam masa hidupnya Thomas Alva Edison berhasil mematenkan 1049 penemuan-penemuan yang mampu mengubah dunia. Dia punya respon hati yang benar menyikapi kegagalannya.

2. THINKING POSITIVE
- Pikirkan segala kelebihan pada dirimu, bukan kekurangan
Philipians 4:13 I can do all things through Christ which strengthens me
Yesaya 43:4 Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau
Tuhan memberikan kemampuan, benih ilahi dan otoritas kepada kita sebagai anak-anakNya.
Ketika kita hanya bertumpu, berorientasi pada kekurangan kita, maka sebenarnya kita telah menjadi orang paling gagal di dunia ini.

- Pikirkan segala yang baik dari kantormu, usahamu, pekerjaan, pelayananmu
Tidak pernah ada yang sempurna. Ketika kita memikirkan yang buruk tentang lingkuangan kerja kita, bisnis kita, kondisi perekonomian, sebenarnya kita sedang membangun “jembatan” kegagalan.
Be careful with what you are thinking, because it will happened

- Pikirkan segala yang baik dari rekan kerjamu/ pimpinanmu
Banyak pekerja-pekerja yang menjadi mandul (tidak produktif); karena terlalu sibuk memikiran dan kemudian diekspresikan dengan menggosipkan rekan kerjanya, atasannya bahkan bosnya. Ini juga terjadi di dunia pelayanan.
Mereka lebih banyak complain daripada bekerja; mereka selalu melihat masalah bukan peluang. Pekerjaan dipandang sebagai tugas berat yang harus diselesaikan. Mereka merasa diri mereka paling malang karena: banyaknya tugas dan tuntutan; berbanding terbalik dengan minimnya fasilitas dan penghargaan (reward).
Berbeda dengan orang yang berpikir positif. Pekerjaan adalah merupakan aktualisasi kemampuan diri. Orang berpikiran positif akan membantu rekannya, bossnya dengan satu tujuan : memberikan yang terbaik


3. DON’T BE AFRAID, LEAVE YOUR COMFORT ZONE

- Kej 12:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

- Kej 13:10 Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. -- Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora. –

Abraham disuruh Allah keluar dari Zona kenyamanannya; dan dia taat. Bandingkan dengan Lot ynag bukan hanya tidak mau keluar dari Zona Nyamannya, bahkan dia memilih tinggal di situ. Abraham mengalami terobosan, mujizat, dan berkat yang luar biasa. Allah bahkan mengaruniakannya nama “Bapa orang percaya”
Julius Cesar, Kaisar Romawi terhebat punya cara yang aneh untuk memenangkan pertempuran. Suatu kali ketika pasukannya baru saja mendarat di Inggris; dia melakukan upacara pembakaran kapal. Mengapa? Berarti mereka tidak bisa kembali ke kampung halaman mereka?
Di sini intinya. Selagi kapal-kapal itu masih ada, semua prajuritnya masih punya harapan untuk kembali pulang; kembali ke Comfort Zone-nya. Ini bisa menyebabkan kekalahan. Tapi ketika kapal dibakar dan mereka tidak punya harapan untuk pulang, ketika prajurit kehilangan Comfort Zone-nya; mereka akan bertempur mati-matian untuk menang.

Sering kali kita terpedaya dengan Comfort Zone ini. Zona nyaman ini kemudian membelenggu kita untuk mengexplore hal-hal baru, hal-hal yang lebih baik, yang lebih maju. Selalu ada kata2 yang membuai: “sekarang udah enak, ngapain lagi....,.....,.....”

- Comfort Zone membuai kita untuk tidak mengalami Breakthrough
- Comfort Zone membuat kita takut untuk melangkah ke tingkat lebih tinggi
- Comfort Zone membatasi kemampuan dan potensi kita

4. DREAMING, PLANNING AND DO SOMETHING
I Korintus 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."

DREAM
Draw your dream
Gambarkan mimpi anda. Tuliskan cita-cita & target anda
Ready to do
Lakukan sesuatu untuk merealisasikan mimpi anda
Enthusiasm
Antusias, epnuh semangat melakukannya
Action in little things
Perhatikan setiap hal-hal kecil. Lakukan hal-hal kecil dengan perhatian yang besar dan lihat hasilnya.
Managing
Manage sumber daya di sekitar anda. Teman, lingkungan, rekan kerja adalah sumber daya yang potensial.

Mari kita bermimpi akan hidup kita, pekerjaan, pelayanan dan masa depan kita. Tapi jangan lupa bangun untuk mewujudkannya.
Pepatah lama mengatakan: Orang pintar bermimpi pada malam hari, orang bodoh bermimpi siang dan malam.
Yusuf hidup dari mimpinya, dari visinya. Orang-orang besar mengawali keberhasilannya dari mimpi dan melakukan tindakan.
"All our dreams can come true, if we have the courage to pursue them" by Walt Disney
Segala mimpi kita dapat menjadi kenyataan, jika kita punya keberanian untuk mewujudkannya.

5. DO NOT GIVE UP & GIVE THANKS

Ingatlah ketika kesulitan sedang menghampiri saudara, sebenarnya engkau dalam proses mengalami suatu terobosan. Penderitaan, kesulitan, dan masalah yang kita hadapi adalah ujian, adalah modal bagi kita untuk mendapatkan “Sertifikat Perjuangan Hidup”. Ini jauh lebih berharga daripada sertifikat lulus S1.

Perhatikan video clip ini.


Nick Vujicic, seorang yang lahir tanpa organ tubuh yang lengkap; seolah tidak punya sepertinya pengharapan. Dia punya seribu alasan untuk bersedih, meratapi diri, merasa Tuhan tidak adil karena dia lahir dengan kondisi yang tidak sempurna.
Tapi yang Nick lakukan adalah:
- Melihat kelebihan yang Tuhan berikan bukan kekurangannya
- Tidak takut dan meninggalkan Zona Nyamannya
- Nick bermimpi, merealisasikan visi dan melakukannya
- Tidak menyerah
- Mengucap Syukur
Nick Vujicic menjadi pribadi yang sangat kuat, seorang motivator dan menjadi berkat buat begitu banyak orang.

BAGAIMANA DENGAN ANDA? MAU MENGALAMI TEROBOSAN?
1. Respon yang benar terhadap apapun. Mampu bertahan dalam penderitaan dan kesukaran
2. Berpikir positif, kembangkan potensi diri
3. Tinggalkan zona kenyamanan. Jangan takut untuk melakukan hal-hal yang baru
4. Bermimpi, membuat perencanaan dan yang terpenting LAKUKAN
5. Jangan pernah menyerah, bersyukurlah
Tuhan Yesus memberkati saudara dengan segala kelimpahanNya! Amin.

By Yusac Willson Hendra